
Harga emas (XAU/USD) menarik sejumlah penjual selama sesi Asia pada hari Kamis (23/1) dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan kenaikan tiga hari berturut-turut ke level tertinggi sejak awal November, di sekitar wilayah $2.763-$2.764 yang disentuh hari sebelumnya. Dolar AS (USD) tampaknya memperpanjang pemulihan semalam dari palung bulanan di tengah pemulihan lebih lanjut dalam imbal hasil obligasi Treasury AS. Hal ini, bersama dengan sentimen bullish yang mendasari di sekitar pasar ekuitas, ternyata menjadi faktor utama yang menekan permintaan untuk logam mulia safe haven.
Sementara itu, tanda-tanda meredanya inflasi di AS menghidupkan kembali taruhan bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga dua kali tahun ini. Hal ini dapat menjadi penghambat imbal hasil obligasi AS dan USD. Selain itu, ketidakpastian seputar rencana tarif Presiden AS Donald Trump, yang dapat memicu perang dagang dan meningkatkan volatilitas pasar, akan membantu membatasi penurunan harga Emas. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu aksi jual lanjutan yang kuat sebelum mengonfirmasi bahwa tren naik selama sebulan telah kehabisan tenaga dan bersiap untuk kerugian yang lebih dalam.(AL)
Sumber: FXstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...